INFONAWACITA.COM – Dari 2.009 desa di Sulawesi Tengah, sekitar 200 desa ternyata belum teraliri listrik, atau sekitar 10 persen desa di Sulteng belum menikmati listrik.

Untuk itu tahun 2019 PT PLN menargetkan 97 persen wilayah Sulteng telah teraliri listrik.

“Kami akan upayakan agar target itu bisa tercapai,” kata Manager PT PLN Area Palu Emir Muhaimin, di Palu, Senin (9/1).

Kendala utama dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Sulteng, kata Emir menyangkut anggaran, mengingat biaya yang dibutuhkan cukup besar.

Pada 2017 ini, PLN akan memprioritaskan pembangunan infranstruktur kelistrikan di daerah-daerah yang masin rendah tingkat rasio elektrifikasinya.

Sejumlah daerah di Sulteng kata Emir yang masih rendah rasio elektrifikasinya, antara lain Banggai Kepulauan (Bangkep), Banggai Laut, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Morowali, dan Morowali Utara.

Sedangkan di Kabupaten lain, seperti Poso, Buol, Tolitoli, dan dan Sigi rasio elektrifikasinya sudah di atas 80-an persen. Kecuali Kota Palu hampir 100 persen.

Karena itu, dengan dihapuskan subsidi listrik bagi golongan R-1/900 VA pelanggan mampu diharapkan anggarannya dapat digunakan untuk mendukung program atau target pemerintah pada 2019 dengan tingkat rasio elektrifikasi di Tanah Air meningkat sesuai target yakni 97 persen desa telah terlistrik. (ANT/HG)