Anggota Komisi I DPR RI Apresiasi Pencopotan Dandim Lebak

INFONAWACITA.COM – Anggota Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Pareira mengapreasiasi langkah cepat Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi memberhentikan Letkol (Czi) Ubaidillah selaku Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0603 Lebak, Banten.

Berdasarkan keterangan Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kol Arh M Desi Arianto, Dandim 0603 Lebak Letkol (Czi) Ubaidillah diberhentikan karena menyalahi prosedur saat mengadakan kegiatan latihan bela negara dengan organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI).

“Saya sangat apresiasi langkah cepat dan berani yang diambil TNI dalam memberhentikan Dandimnya yang ketahuan melatih FPI bela negara,” kata Andreas usai konferensi pers HUT PDI Perjuangan di kantor DPP PDI Perjuangan di Jakarta, Senin (9/1).

TNI, kata Andreas, secara profesional mampu dan berani mengganti Dandim yang melakukan pelatihan diluar standar operasional prosedur (SOP) TNI. (baca: Gelar Kegiatan Bersama FPI, Jabatan Dandim Lebak Dicopot )

“TNI juga kan mengakui ya, ada kesalahan prosedur pada pelatihan bela negara kepada FPI di Lebak dan kita tahu pada hari ini TNI secara organisasi mau mengakui ada kesalahan dan langsung mengganti Dandim yang bersangkutan,” kata Doktor politik internasional lulusan Universitas Giessen, Jerman ini.

Menurut Andreas, langkah TNI ini diharapkan memberi efek jera bagi Dandim yang lain agar kedepannya mereka bisa lebih disiplin dalam mengikuti prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan.

“Langkah tegas TNI ini diharapkan jadi efek jera bagi yang lain agar bisa lebih disiplin dalam mengikuti prosedur,” kata Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Pertahanan PDI Perjuangan.

Sebelumnya, kegiatan yang melibatkan Kodim 0603 Lebak diketahui dari akun media sosial twitter @dpp_fpi, yang mengunggah sejumlah foto kegiatan pelatihan bela negara.

“TNI dan FPI menggelar PPBN (Pelatihan Pendahuluan Bela Negara) serta tanam 10.000 pohon di Lebak, Banten,” bunyi cuitan disertai foto pada akun @dpp_fpi yang di publikasikan, Sabtu (7/1).

Kapendam III Siliwangi, Kol Arh M Desi mengatakan hasil pemeriksaan terhadap Dandim 0603 Lebak, ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak melapor terlebih dahulu, baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan bela negara tersebut. (DS/AK)