INFONAWACITA.COM – Dinas Kesehatan Kota Bima mendata sebanyak 9.923 warga Bima menderita berbagai penyakit pascabanjir bandang yang terjadi Rabu dan Jumat pekan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bima, H Azhari, Selasa (27/12) mengatakan rata-rata pasien ini diserang penyakit gatal-gatal, diare, ispa, demam, dan infeksi luka-luka.

Azhari menjelaskan, dari 9.923 warga Bima yang terserang penyakit, 13 warga masih di rawat secara intensif di beberapa pos pelayanan kesehatan di kota tersebut, seperti di RSUD, Puskesmas, Pustu, dan Polindes.

“Sampai saat ini, masyarakat yang terkena penyakit masih terus berdatangan di posko-posko kesehatan,” ujarnya.

Menurut dia, mereka yang terserang penyakit tersebut, terdiri dari anak-anak, para lansia hingga orang dewasa.

“Mereka yang terserang penyakit ini terdata sejak tanggal 22 sampai 26 Desember,” katanya.

Mengantisipasi membeludaknya jumlah pasien, Dinas Kesehatan Kota Bima telah menerjunkan 20 anggota tim medis dan sejumlah peralatan, obat-obatan maupun relawan.

Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pasien di pos-pos kesehatan yang telah disediakan, pihaknya melakukan tugas jemput bola ke setiap lokasi pengungsian. Termasuk, penyiagaan mobil ambulans.

“Jadi ada 20 anggota tim kesehatan yang kita bentuk, terdiri dari dokter dan paramedis. Kalau untuk obat-obatan sampai saat ini masih mencukupi,” katanya.(SL/Ant)