INFONAWACITA.COM – Wilayah Nusa Tenggara Timur akan memiliki tempat ibadat umat beragama Buddha (wihara) pertama di Kota Kupang.

Kehadiran rumah ibadah umat Buddha untuk pertama kali di ibu kota provinsi kepulauan itu makin memperteguh keragaman warna-warni umat beragama di Kota Kupang.

Saat ini, jumlah umat Buddha di Nusa Tenggara Timur berkisar 300 orang, dan sekitar 200 orang diantaranya berdomisili di Kota Kupang. Rencana pembangunan Wihara didukung penuh Majelis Sinode GMIT (Gereja Masehi Injili Timor).

“Hak beribadah adalah hak seluruh warga negara, untuk itu kami sangat mendukung kehadiran wihara di Kota Kupang ini” kata Ketua Majelis Sinode GMIT Pendeta Mery Kolimon di Kupang, Rabu (11/1).

Pendeta Mery meyakini, kehadiran umat Buddha juga pasti akan menyumbangkan nilai-nilai yang luhur dalam agama Buddha bagi hidup masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang lebih baik.

Dia mengatakan, selama ini interaksi umat lintas agama di Kota Kupang berjalan cukup baik. Sikap saling menghargai itu, katanya, ditunjukkan pula dalam setiap momen perayaaan hari raya agama tertentu yang terus melibatkan partisipasi umat beragama lain di daerah setempat.

“Tuhan menciptakan kita dalam keragaman dan dia mempercayakan kita untuk mengelola keragaman itu dalam sikap saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain,” katanya. (ANT/HG)