INFONAWACITA.COM – Grafik perjalanan Kereta Api Rel Listrik (KRL) sejak tahun 2013 hingga 2016 naik dua kali lipat, namun Kapasitas normal jalur Manggarai – Gambir adalah sebanyak 385 perjalanan, realisasi saat ini sebanyak 451 perjalanan. Dan sebanyak 71 persen perjalanan KRL melewati Stasiun Manggarai.

Hal tersebut seringkali menjadi penyebab keterlambatan perjalanan KRL lintas Manggarai – Gambir, karena disaat yang bersamaan KA Jarak Jauh yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir harus bersinggungan dengan jalur KRL.

Hal tersebut terungkap di akun FB PT KAI “Kereta Api Kita” yang dikutip  infonawacita.com di Jakarta, Rabu (11/1)

Perlu diketahui bahwa jumlah perjalanan KRL setiap hari sudah mencapai angka 881 perjalanan. Jumlah ini hampir dua kali lipat pada tahun 2013 yang mencapai 507 perjalanan.

Kenaikan jumlah perjalanan itu juga berbanding lurus dengan jumlah penumpang. Pada tahun 2013, jumlah penumpang mencapai 431.000 per hari. Sedangkan, pada tahun 2016 mencapai 885.000 penumpang per hari.

Sementara itu. Dengan jumlah penumpang tersebut, pengurangan perjalanan tidak mungkin dilakukan karena bisa berdampak pada penumpukan penumpang. Di sisi lain, penambahan perjalanan pun tak bisa dilakukan karena akan memperparah antrean.

Salah satu solusi mengatasi antrean ini akan ada  pembangunan Double Double Track yang sedang dikerjakan oleh Pemerintah untuk menambah kapasitas lintas dari dan menuju Stasiun Manggarai. Selain itu akan ada jalur melayang tambahan antara Stasiun Manggarai menuju Stasiun Cikini. (HG)