Kasus Penjualan Satwa Liar Belum Seksi di Mata Polisi

INFONAWACITA.COM – Meski posisi kejahatan penjualan satwa liar yang berada pada posisi ke-4 terbesar di dunia masih belum begitu di lirik aparat hukum di Indonesia.

Hal ini diungkapkan sendiri oleh Kasubdit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Bareskrim Polri Kombes Suswondo Nainggolan. “Kita tidak bisa pungkiri, saya pun yang baru ada di Tipiter ini baru menyadari posisi ke-4 ini setelah kejahatan Narkoba, Penggelapan Senjata dan Perdagangan Orang, kita kerap melupakan yang ke-4 yaitu kejahatan penjualan satwa liar,” kata di Jakarta pada Rabu (11/1).

Ia pun tidak dapat mempungkiri bahwa masih berlangsungnya perdagangan satwa liar di Indonesia dikarenakan masih kurangnya kepedulian aparat hukum dalam menyelidiki perdagangan satwa liar.

“Kita tidak dapat mempungkiri bahwa penyidik sendiri masih kurang menggali penjualan satwa liar, padahal kuncinya di penyidik sebelum itu naik ke Jaksa dan Hakim,” kata Suswando.

Maka dari itu menurut Suswondo bahwa penyidik Kepolisian seharusnya bisa menggali situasi atau cerita fakta-fakta lebih detail untuk dipertandingkan di meja hijau.

“Yang bertanding dalam sidang terbuka itu memang jaksa, tapi materi awal tentunya dari penyidik, maka penyidik disini harus mampu menggali situasi atau cerita fakta-fakta secara detail,” kata Suswando.

Dalam keterangan pers tersebut demi memberantas perdagangan satwa liar maka dibutuhkan sosialisasi yang penuh terhadap Kepala Pimpinan Kepolisian di daerah-daerah guna menggerakan Kepolisian untuk mau melirik kasus perdagangan satwa liar menjadi hal yang penting. (DS/HG)