Polri Tetapkan 7 Tersangka Pemufakatan Makar

INFONAWACITA.COM – Kepolisian menetapkan 7 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan melakukan tindakan makar yang disangkakan melanggar Pasal 107 juncto Pasal 110 junto Pasal 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan 7 orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Hussein, Rachmawati Soekarnoputri, Alvin Indra dan Eko. (baca:Polisi Tangkap Delapan Orang Terkait Dugaan Makar )

“Jadi mereka disangkakan melakukan permufakatan makar. Diyakini oleh penyidik, walaupun makarnya belum terlaksana, baru pada tataran pemufakatan, itu sudah bisa dilakukan penegakan hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku,” kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/12).

Menurut Boy, penetapan tersangka berdasarkan bukti beberapa tulisan tangan dan hasil dari monitoring percakapan yang diduga terkait upaya pemanfaatan massa untuk menduduki gedung DPR, kemudian berencana melakukan pemaksaan sidang istimewa dan selanjutnya menuntut pergantian pemerintahan.

“Tentu ini sebuah langkah-langkah dalam tataran inkonstitusional yang tentunya harus kita jaga. Ini baru tataran pemufakatan dan belum terjadi. Tapi ketika ini terdeteksi, tertangkap adanya niatan itu, inilah yang dilakukan Kepolisian saat ini,” kata Boy.

Terhadap ke-7 tersangka, kata Boy, tidak dilakukan penahanan dan sudah dikembalikan kepada keluarga masing-masing atas pertimbangan subjektif penyidik. Namun, Boy menegaskan proses penyidikan terus dijalankan oleh penyidik. (baca: Tujuh Terduga Makar Tidak Ditahan )

“Sementara proses penyidikan dijalankan oleh pihak penyidik, tanpa menahan beliau-beliau yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Boy.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya mengamankan 11 orang dari lokasi berbeda antara pukul 02.30 hingga 09.00 WIB, Jumat (2/12) kemarin. Ke-11 orang yang diamankan yakni Eko, Adityawarman, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Firza Hussein, Rachmawati Soekarnoputri, Alvin Indra, Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar. (GR/AK)