INFONAWACITA.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama saat ini tengah menunggu detik-detik dilepaskannya jabatan sebagai pemimpin tertinggi negara adi kuasa tersebut. Namun, belum juga jabatan dilepas, tawaran menjadi presiden sudah disampaikan ke Obama.
Adalah Spotify yang tertarik untuk meminang Obama menjadi “President of Playlist”. Seperti tak mau Obama disambar yang lain, perusahaan tersebut buru-buru mengunggah iklan lowongan pekerjaan dengan jabatan “President of Playlist”. Pertama, iklan tersebut seperti iklan yang ditawarkan kepada semua orang, tanpa menyebut nama Obama. Namun, bila diteliti dengan jelas kalimatnya, maka yang memenuhi kualifikasi tersebut hanyalah Barack Obama, demikian dilansir dari The Independent, Selasa (10/1).
Dalam lowongan tersebut, Spotify menuliskan “Kandidat harus memiliki pengalaman paling sedikit delapan tahun memimpin negara dan membuktikan ide daftar putar lagu, misalnya lagu untuk bermain basket, lagu untuk layanan kesehatan.” Kandidat juga harus memiliki hubungan baik dengan para seniman dan musisi.
“Pernah mengundang Kendrick Lamar saat ulang tahun? Kamu suka.”
Kalau lowongan tersebut masih terkesan samar sebagai tawaran buat Obama, cuitan pimpinan Spotify, Dan Ek, justru semakin jelas. Ek melalui akun Twitternya @eldsjal menuliskan dan memention Obama dengan kalimat, “Hei @BarackObama, saya dengar Anda tertarik posisi di Spotify. Sudah lihat ini?” tulis @eldsjal dengan menambahkan tautan iklan.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Obama apakan tertarik bergabung dengan Spotify. Namun, Obama disebutkan pernah menyumbang playlist. Pada tahun 2015, Obama menjadi kurator lagu untuk musim panas. Pilihannya adalah Janelle Monae, Edward Sharpe dan Nina Simone. Sementara pada musim panas itu, ia juga membuat playlist gym, dengan memasukkan nama Beyonce, Icona Pop, The Isley Brothers dan Jay Z featuring Drake.
Spotify adalah layanan streaming musik gratis maupun berbayar bagi penggunanya, yang saat ini sedang moncer di kalangan pecinta musik. Mereka menyediakan banyak lagu dari label kelas dunia, seperti Sony, EMI, Warner Music, hingga Universal. Namun, Spotify saat ini dimusuhi beberapa pemusik dunia, termasuk penyanyi Taylor Swift, yang mencabut musiknya, yang kemudian diikuti oleh musisi-musisi lain.
Spotify adalah perusahaan asal Swedia yang muncul pada Oktober 2008. Namun embrio perusahaan ini sudah dirintis sejak tahun 2006 oleh Spotify AB, di Stockholm. Perusahaan ini didirikan oleh Daniel Ek dan Martin Lorentzon.(AR)