Pilgub DKI harus jadi Pembelajaran dan Pendewasaan Demokrasi

Foto: istimewa

INFONAWACITA.COM – Politisi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menegaskan tak gentar berkampanye dalam Pilgub DKI Jakarta, walau mendapat banyak aksi penolakan.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua ini mengatakan  keberaniannya sebagai upaya memberi pembelajaran demokrasi bagi bangsa Indonesia dan secara khusus untuk warga DKI Jakarta.

“Kita bukan berarti menantang, sok berani atau apa, ini semua demi pendewasaan demokrasi,” kata Djarot di Jakarta, Senin (14/11).

Djarot juga mengapresiasi kerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat yang berani menindak pelanggaran dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.

“Saya apresiasi tim Panwaslu Jakarta Barat untuk unjuk gigi dalam menegakkan aturan pilgub DKI Jakarta. Ini semua menjadi pendidikan demokrasi di Indonesia, sehingga saya harap masyarakat juga bisa dewasa dalam berdemokrasi. Ini ibu kota Republik kita,” kata Djarot.

Kepada para kontestan pilgub DKI Jakarta, Djarot mengajak untuk bersaing secara sehat agar menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Marilah kita bersaing secara fair, secara baik. Janganlah menghalalkan secara cara. Ini untuk pendidikan politik untuk rakyat Indonesia,” kata Djarot mengajak. (DS)